Bahan Baku Dan Proses Pembuatan Kertas Secara Umum

Bahan Dasar Dan Proses Pembuatan Kertas - Menulis merupakan suatu cara kita mencurahkan ide pikiran atau pengetahuan melalui serangkaian kata dan kalimat. Kegiatan menulis sendiri membutuhkan media kepenulisan. Media kepenulisan adalah tempat kita menulis bisa secara online maupun offline

Untuk media kepenulisan online bisa melalui blog atau media online lainnya. Sedangkan media kepenulisan offline paling banyak digunakan adalah kertas. Kertas merupakan media menulis yang paling sering digunakan dan mudah dijumpai dimanapun. 

Kertas memang menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Mulai dari anak kecil, anak kuliah, orang dewasa , orang tua semua membutuhkan kertas. Selain itu, kemudahan ditemukannya kertas menjadi faktor yang membuat kertas banyak digunakan. Kertas bisa di temukan di berbagai tempat seperti di rumah, sekolah, tempat kerja (kantor), tempat percetakan, jalanan, dan lain sebagainya.

Proses Pembuatan Kertas
Kertas


Walaupun sekarang jaman milineal dan era digital yang membuat segala hal dapat dilakukan secara online termasuk menulis, namun  tidak lantas semua kegiatan menulis di lakukan melalui media online. Di beberapa sekolah, memang bisa dijumpai banyak buku buku pegangan guru dan siswa dalam bentuk pdf sehingga mengurangi penggunaan kertas. Tetapi untuk mencatat materi yang dijelaskan guru, banyak siswa yang masih menggunakan buku catatan. Dari hal tersebut, bisa kita simpulkan kertas masih berperan penting untuk media menulis.


Sebagai media menulis, kertas memiliki bentuk persegi atau persegi panjang berupa lembaran yang biasanya berwarna dengan bergaris maupun tidak. Namun, terlepas dari bentuk dan fungsi kertas tersebut, pernahkan anda memikirkan apa bahan baku kertas dan bagaimana proses cara membuat kertas ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, akan dijelaskan bahan baku dan proses pembuatan kertas secara umum


A. Bahan - Bahan Baku Kertas


Proses pembuatan kertas menggunakan teknologi modern dengan bahan baku nya yaitu kayu. Kayu yang digunakan untuk membuat kertas yaitu kayu yang mempunyai serat halus yang disebut selulosa. Serat selulosa inilah yang menjadi bahan utama kertas dan akan di campur dengan bahan kimia untuk mengisi dan menguatkan kertas yang di hasilkan

Di Indonesia, kayu yang biasanya digunakan untuk membuat kertas adalah kayu jenis Akasia. Kekurangan kayu jenis ini yaitu kayu ini mempunyai serat yang pendek sehingga akan membuat kertas yang dihasilkan menjadi rapuh. Oleh karena itu, untuk pembuatan kertas dari bahan kayi jenis ini perlu dicampur dengan kayu yang berserat panjang contohnya pohon pinus.

Selain kayu, ada juga pohon lain yang bisa dijadikan untuk bahan pembuatan kertas. Syarat bahan yang bisa menjadi bahan baku kertas yaitu mengandung serat selulosa di dalamnya. Adapun beberapa bahan untuk membuat kertas adalah sebagai berikut :


1. Kayu


Secara umum, bahan baku pembuatan kertas adalah kayu. Semua jenis kayu sebenarnya bisa digunakan untuk bahan baku kertas yang penting mengandung serat selulosa yang banyak dan kandungan air nya sedikit. Karena dengan memiliki serat yang banyak maka akan membuat kertas yang dihasilkan menjadi kuat dan tebal sehingga tidak mudah sobek 

Adapun jenis kayu yang digunakan untuk bahan baku kertas bisa berasal dari pohon kayu yang lunak dan keras. Contoh pohon kayu lunak adalah cemara dan pinus sedangkan pohon kayu keras yaitu putih, akasia dan aspen.

2. Bambu


Dalam kawasan Asia, biasanya pemnbuatan kertas menggunakan bahan baku bambu. Bambu merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki batang beruas panjang dengan rongga di dalamnya. 

Bambu bisa menjadi bahan baku kertas karena mudah di temukan di kawasan Asia seperti Cina, Korea, dan Jepang. Hal itu karena di kawasan tersebut memiliki iklim dan lahan daerahnya yang sesuai untuk pertumbuhan pohon bambu sehingga tidak heran apabila bambu banyak digunakan untuk pembuatan kertas. Selain itu, pertimbangan pemilihan bambu sebagai bahan baku kertas juga dikarenakan harga nya lebih murah dan terjangkau

3. Papirus


Jauh sebelum diketahui bahan baku kertas secara umum adalah kayu, telah di kenal pohon papirus ini menjadi bahan baku kertas sekitar pada 3500 SM oleh bangsa Mesir Kuno. Bangsa mesir kuno inilah yang disebut sebut menjadi pelopor pembuatan kertas di dunia.

Pohon papirus sendiri merupakan pohon semacam tanaman air yang tumbuh di sekitar tepi dan lembah sungai Nil. Papirus ini dapat dimanfaatkan kulit kulit halus papirus nya untuk bahan baku pembuatan kertas.


4. Kulit Binatang 


Selain pepohonan, kulit binatang juga bisa dijadikan bahan baku kertas. Seperti yang sudah di bilang sebelumnya, syarat bahan baku kertas yaitu bahan tersebut mengandung serat selulosa. Kulit binatang ini juga mengandung serat selulosa sehingga bisa menjadi bahan baku kertas

Penggunaan kulit binatang sebagai bahan baku kertas memang tidak sebanyak kayu dan bambu namun sebagian kalangan masih ada yang menggunakan bahan baku kertasnya adalah kulit binatang. Kulit binatang yang biasanya digunakan adalah kulit domba. Hal itu karena kulit domba mudah di dapatkan pada beberapa bagian negara


5. Kotoran Gajah


Belum lama ini , ditemukan bahan baku kertas yang baru selain yang telah disebutkan diatas yaitu kotoran gajah. Kotoran gajah dapat dijadikan bahan baku kertas karena mengandung banyak serat di dalamnya. Walaupun kelihatan nya sedikit jijik namun hal ini memang benar adanya. Hal itu dibuktikan dengan penemuan Taman Safari Indonesia yang berhasil membuat kertas dari kotoran gajah.


B. Proses Pembuatan Kertas


Pada umumnya pembuatan kertas terdapat beberapa tahap yaitu antara lain :


1. Tahap Persiapan Dan Pengolahan Awal


Tahap pertama pembuatan kertas yaitu persiapan bahan baku kertas nya dalam hal ini kayu. Tahap awal nya adalah menebang beberapa batang kayu dari hutan yang kemudian diangkut dan di biarkan beberapa waktu agar batang kayu melunak dengan tetap menjaga kelembaban kayu tersebut


2. Tahap Pengupasan Dan Pemotongan Kayu


Setelah kayu lunak (kayu log) , tahap selanjutnya adalah mengupas kulit batangan kayu dan memotong batangan kayu tersebut menjadi beberapa bagian potongan kayu yang pendek (chip). Chip ini kemudian dirajang menjadi bagian yang lebih kecil lagi sehingga bentuknya sebesar kotak korek api dan di bersihkan hasil potongan rajangan kayu tersebut

3.  Tahap Pembuatan Bubur Kertas


Ketika kayu telah dirajang maka tahap berikutnya adalah membuat bubur kertas dari potongan rajangan kayu. Pembuatan bubur kertas sendiri ada dua macam yaitu secara kimia (chemical pulp) dan proses mekanik (mechanical pulping). 

Caranya yaitu dengan memasukan potongan rajangan kayu tersebut (chip) pada mesin tangki penghancur kayu dengan proses pemanasan yang di campur dengan cairan pemasak yang disebut dengan cooking liquor. Hasil dari tahap ini adalah bubur kertas atau yang sering disebut pulp

4. Tahap Penyaringan Pulp


Sesaat setelah bubur kertas (pulp) terbentuk maka selanjutnya pulp tersebut di bersihkan dan di saring dengan tujuan agar terbebas dari cairan sisa hasil pemasakan atau  bahan pengotor yang dapat mengurangi kualitas pulp. 

Tahap penyaringan ini terbagi menjadi dua tahap yaitu penyaringan kasar dan penyaringan halus. Akhir dari tahap ini adalah sand removal cyclones yang berfungsi untuk memisahkan pasir dari pulp.

5. Tahap Penambahan Bahan Kimia


Tak lama setelah pulp disaring, selanjutnya pulp di tambahkan bahan kimia di dalamnya seperti oksigen dan natrium hidroksida. Tujuan penambahan bahan kimia ini untuk mengurangi kandungan lignin dan memberi warna (memutihkan pulp). Selain itu ,  dengan penambahan bahan kimia pada pulp juga akan membuat pulp lebih kental sehingga kertas yang dihasilkan bisa lebih kuat

6. Tahap Pencetakan Kertas Dari Pulp


Dari pulp yang sudah ditambah bahan kimia kemudian ditambahkan juga air di dalamnya. Setelah itu, pulp dimasukan kedalam mesin pembuat kertas (paper mechine) untuk membuat cetakan kertas nya dari pulp tersebut. Nanti gilingan dalam mesin tersebut akan menekan pulp sehingga air terperas dan keluar dari pulp. Dan hanya menyisakan sedikit saja molekul air dalam pulp yang telah dibentuk kertas

7. Tahap Pengeringan Hasil  Cetakan Kertas


Sesaat setelah dibentuk cetakan kertas dari pulp maka cetakan kertas tersebut masih sedikit basah sehingga perlu di keringkan. Caranya yaitu dengan memasukan hasil cetakan kertas kedalam silinder tambahan yang dipanaskan dari dalam. Dari silinder ini nantinya akan diperoleh hasil cetakan kertas pulp yang kering bebas dari air dalam bentuk gulungan cetakan kertas raksasa


8. Tahap Pemotongan Gulungan Kertas


Gulungan kertas raksasa yang dihasilkan kemudian di potong potong menjadi lembaran kertas yang kecil dan siap di kemas serta dipasarkan

Demikianlah artikel yang bisa saya bagikan mengenai bahan dan proses pembuatan kertas. Semoga bisa bermanfaat bagi anda semua.Terimakasih























Belum ada Komentar untuk "Bahan Baku Dan Proses Pembuatan Kertas Secara Umum"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel