Usaha Kebahagiaan (Asbab Kebahagiaan)

Usaha Kebahagiaan - Dalam menjalani hidup ini pastinya setiap orang mengharapkan adanya kebahagiaan dan ketentraman hidup. Kebahagian hidup meliputi kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Semua kebahagiaan hidup tersebut bisa di dapatkan dua duanya agar hidupnya sukses dunia dan akhirat

Kebahagiaan
Kebahagiaan

Kebahagian hidup ini berkaitan dengan hati dan perasaan. Untuk memperoleh kebahagiaan tidak serta merta hanya dengan usaha kita sendiri melainkan adanya campur tangan Tuhan.

Semua itu bisa diperoleh dengan usaha kebahagian yang kita lakukan yang mana mendapat ridho dari Allah. Sebelum melakukan usaha kebahagiaan atai kesuksesan maka perlu diketahui terlebih dahulu sebab kebahagian yakni :

Asbab Kebahagiaan (Sebab Kebahagiaan)


1. Asbab Dzulumat (Gelap)


Penyebab atau asbab kebahagiaan yang gelap. Gelap disini artinya belum pasti. Apabila diartikan secara lengkap asbab dzulumat adalah sebab kebahagiaan yang belum pasti berhasil dalam mendapatkannya dan ketika sudah mendapatkannya pun belum tentu bahagia. 

Asbab dzulumat sendiri bisa mendatangkan mudharat dan manfaat tergantung cara menyikapinya . Contoh asbab dzulumat yaitu Harta benda, Jabatan atau pekerjaan, Ijazah, suami istri, dan lain sebagainya.

Dari contoh tersebut akan dijelaskan sedikit sebagai berikut :

a. Harta benda

Dalam usaha memperoleh harta benda ini dilakukan secara maksimal sampai banting tulang dari pagi sampai ketemu pagi lagi. Namun apakah pasti akan bisa mendapatkan harta benda alias kaya ? Belum tentu.

Ada orang yang kerja mati matian namun nyatanya masih miskin aja. Tapi, ada juga yang kerja nya biasa aja bisa kaya. Walaupun sudah kaya banyak harta benda tapi belum jaminan juga bisa hidup bahagia.

Banyak orang yang hidupnya kaya tapi tidak bahagia karena sakit sakitan terus sehingga tidak bisa menikmati harta benda nya. Jadi untuk mendapatkan harta benda tidak pasti berhasil. Dan kalaupun sudah berhasil, belum pasti menjamin kebahagiaan. 

b. Pekerjaan atau jabatan

Seseorang yang memiliki jabatan atau pekerjaan yang tinggi belum tentu bisa bahagia. Terkadang malah hanya dibuat pusing oleh pekerjaan itu sendiri. Alhasil tidak bahagia hidupnya

c. Ijazah

Semua orang yang ingin hidupnya lebih baik lagi. Maka dari itu, banyak orang yang menuntut ilmu sampai ke perguruan tinggi untuk memperoleh ijazah. Namun, tak bisa dipungkiri untuk mendapatkan ijazah bukanlah hal yang mudah. Banyak harta benda yang harus dikeluarkan sampai sampai juga jual tanah untuk mendapatkan ijazah sekolah

Dan setelah dapat ijazah , apakah sudah pasti hidupnya lebih baik dan bahagia ? Belum tentu. Banyak orang lulusan sarjana yang akhirnya jadi pedagang kaki lima yang tidak sesuai dengan harapan dan kuliahnya. Masih mending masih bisa kerja, tak jarang pula orang lulusan sarjana yang jadi pengangguran. Oleh karena itu, ijazah bukanlah jaminan kehidupan lebih baik dan hidup bahagia

d. Suami Atau Istri

Semua manusia tercipta berpasangan. Namun, terkadang untuk bisa berpasangan, dibutuhkan usaha seperti melamar dan menikah. Disamping itu ketika sudah menikah atau hidup berpasangan sebagai suami atau istri, bukanlah jaminan hidup akan bahagia. Belum tentu seorang suami hidup bahagia dengan istri nya.

Terkadang walaupun istri nya cantik, tapi cerewet sehingga tidak membuat betah di rumah. Dan alhasil tidak membuat suami bahagia. 

2. Asbab Hakiki (Benar)


Asbab atau sebab kebahagiaan yang benar (sudah pasti). Artinya asbab hakiki ini sudah pasti memberikan kebahagiaan dan bisa mendatangkan manfaat. Contoh asbab hakiki yaitu agama (iman dan amal shaleh). Berikut penjelasannya :

a. Agama (Iman dan amal saleh)

Agama merupakan sistem kepercayaan yang dianut manusia sebagai pedoman hidup di dunia dan akhirat. Dalan menjalani syariat agam harus disertai dengan rasa iman. 

Iman artinya percaya dan yakin kepada sesuatu yang ghaib. Dalam islam sendiri ada 6 rukun iman yaitu iman kepada allah, malaikat, kitab, rasul , hari kiamat, dan qada qadar. 

Semua itu harus kita imani , karena yang memberi kita kebahagiaan bukanlah sesuatu yang ada di alam semesta ini namun Allah lah yang mengizinkan dan menjadikan kita bahagia. 

Berikut ini  contoh pembicaraan iman kepada Allah :

1. Sesungguhnya harta yang banyak sama sekali tidak dapat membuat bahagia

2. Yang membuat bahagia adalah Allah

3. Harta benda yang banyak untuk membuat bahagia berhajat pada Allah

4. Kalau Allah berkehendak, Allah bisa membuat bahagia dengan harta benda yang banyak

5. Allah membuat bahagia tidak berhajat pada harta benda yang banyak

6. Kalau Allah berkehendak, Allah bisa membuat bahagia meskipun harta benda sedikit atau bahkan tidak punya harta benda
7. Lailahailallah

Selain contoh pembicaraan tersebut, adapula beberpa contoh pembicaraan lainnya antara lain :

a. Penghasilan --> Tidak Berkecukupan
b. Istri Cantik ---> Tidak Ada Kebahagiaan
c. Makanan --> Tidak membuat kuat
d. Obat --> Tidak membuat sembuh

Semua contoh objek pembicaraan diatas seperti harta benda, penghasilan, obat itu adalah perantara kebahagiaan. Karena sifat nya sebagai perantara maka bukanlah yang membuat bahagia. Namun, yang membuat orang bahagia adalah Allah. Dengan izin dan kehendak Allah maka hidul kita bisa bahagia.

Oleh karena itu syukuri segala kebahagiaan dalam hidup. Dan jangan takut kehilangan perantara kebahagiaan karena hanya Allah lah yang bisa membuat bahagia.

Demikianlah artikel yang bisa saya bagikan mengenai usaha kebahagiaan (asbab kebahagiaan). Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih











Belum ada Komentar untuk "Usaha Kebahagiaan (Asbab Kebahagiaan)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel