Teks Anekdot : Pengertian, Tujuan, Struktur, Ciri-Ciri, Dan Contoh Teks Anekdot

Apa Itu Teks Anekdot ? Pada saat anda memasuki masa SMA pasti anda akan menjumpai dan mempelajari pelajaran bahasa indonesia tentang Teks Anekdot. Teks ini banyak di temukan di berbagai media baik media offline maupun online.

Dalam mempelajari teks anekdot, anda akan disuruh menganalisa struktur dan isi teks anekdot serta membuat teks anekdot sendiri. Teks anekdot yang anda buat haruslah mengandung unsur kelucuaan di dalamnya

Teks Anekdot
Teks Anekdot


Teks Anekdot juga bisa di sebut teks humor karena saat membaca teks anekdot pasti anda akan senyum senyum sendiri bahkan bisa tertawa lepas. Dengan membaca teks anekdot membuat anda terhibur.

Gaya bahasa yang digunakan teks anekdot juga tidak begitu formal alias lebih santai. Namun, di dalamnya tetap berisi amanah atau pesan moral yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca.

Agar anda lebih memahami terkait teks anekdot maka bacalah bahasan lengkap teks anekdot mulai dari pengertian, tujuan, struktur, ciri ciri, kaidah, dan contoh teks anekdot berikut ini :

A. Pengertian Teks Anekdot


Teks anekdot adalah suatu jenis teks cerita pendek dan singkat yang menggambarkan pengalaman seseorang yang mengandung unsur lucu , sindiran, dan kritikan guna menghibur pembaca. Dalam teks anekdot bukan hanya sekedar cerita singkat saja namun juga terdapat percakapan antar dua tokoh di dalam cerita. 

Pada cerita teks anekdot di bumbui kelucuan, kekonyolan, sindiran dan kritikan di dalamnya mengenai berbagai topik kehidupan seperti layanan publik, politik, lingkungan dan sosial. Walaupun mengandung unsur lucu atau humor, dalam teks anekdot juga terdapat amanah, nilai atau pesan moral di dalamnya

B. Tujuan Teks Anekdot


Setiap jenis teks yang dibuat, pasti memiliki tujuan di dalam pembuatannya. Begitu pula dengan teks anekdot. Terdapat beberapa tujuan teks anekdot yang berasal dari latar belakang kejadian yang dialami penulis yang ingin disampaikan kepada pembaca. Berikut ini tujuan pembuatan teks  anekdot antara lain :

1. Untuk menghibur pembaca 

2. Menumbuhkan senyum kecil atau tawa dari pembaca

3. Sebagai sarana menyindir atau mengkritik suatu pihak agar mampu lebih baik lagi

4. Menggambarkan karakter para tokoh dalam konsep kelucuan yang disampaikan secara singkat


C. Ciri Ciri Teks Anekdot


Ada beberapa hal yang membedakan teks anekdot dengan jenis teks lainnya. Teks anekdot memiliki ciri khas sendiri sebagai pembeda dengan teks yang lain. Berikut ini beberapa ciri ciri teks anekdot antara lain :

1. Berisi cerita kehidupan sehari hari yang dikemas dengan kata kata mirip dengan dongeng

2. Melibatkan nama tokoh yang sering terdengar dalam kehidupan sehari hari , bisa jadi juga tokoh termasuk orang penting yang berpengaruh

3. Mengandung unsur lucu atau humor yang menggelitik tapi bersifat menyindir atau mengkritik suatu pihak

4. Memiliki tujuan tertentu yang disampaikan dalam bentuk kritikan atau sindiran pada suatu pihak

D. Struktur Teks Anekdot


Suatu jenis teks memiliki struktur teks yang berbeda dengan teks lain. Struktur teks sendiri menjadi susunan urutan peristiwa atau kejadian dalam cerita teks tersebut. Hal itu juga serupa dengan struktur teks anekdot yang mempunyai beberapa struktur teks antara lain :


1. Abstrak 


Abstrak adalah bagian struktur teks anekdot paling awal yang berisi gambaran awal cerita yang berfungsi untuk menggambarkan kondisi awal kisah cerita yang akan di mulai. 

2. Orientasi


Orientasi yaitu bagian struktur teks anekdot yang menjadi lanjutan dari abstrak berisi awal permulaan cerita atau latar belakang terjadinya cerita dalam teks anekdot

3. Krisis


Krisis merupakan bagian struktur teks anekdot dimana masalah mulai terjadi dalam cerita yang dialami oleh tokoh 

4. Reaksi


Reaksi yaitu bagian struktur teks anekdot yang menjadi lanjutan dari bagian krisis berupa penyelesaian masalah atau tanggapan tokoh terhadap permaaalahan yang disampaikan secara unik dan berbeda

5. Koda


Koda adalah bagian struktur teks anekdot paling akhir yang menjadi penutup atau pengakhir dari cerita dalam teks anekdot

E. Kaidah Kebahasaan Teks Anekdot


Dalam menulis atau membuat teks anekdot tidak asal lucu saja. Ada beberapa aturan penulisan yang berkaitan dengan kaidah kebahasan teks anekdot yaitu antara lain :

1. Membuat rangkaian cerita lucu sesuai struktur teks anekdot, mulai dari abstrak sampai terakhir koda

2. Menggunakan pertanyaan bersifat retorika namun tetap efektif

3. Menghubungkan bagian rangkaian cerita dengan menggunakan kata penghubung (konjungsi)

4. Memakai kata kerja dan kalimat perintah dalam setiap peristiwa dalam cerita

5. Menggunakan kata keterangan waktu masa lampau dalam menyampaikan cerita

6. Di tulis secara urut dan berdasarkan kronologi terjadi nya cerita

F. Contoh Teks Anekdot


1. Mie Goreng


Pada suatu hari, Abdel merasa lapar dan dia pun pergi ke warung makan. Di warung makan tersebut, dia pesan mie goreng dan nasi. Abdel pun mengatakan pesanan makanan nya pada pemilik warung.

Abdel : Pak, pesan mie goreng dan nasi ya, dimakan disini saja.

Pemilik Warung : Iya, ada pesanan lain ? (sambil mengambil dan merebus mie goreng)

Abdel : Tidak itu saja. Lohh kok mie goreng nya di rebus pak ? Katanya mie goreng harusnya di goreng kan ?

Pemilik Warung :   -_-

2. Pekerjaan Rumah (PR)


Pada pagi yang cerah di sekolah, Reno mengerjakan PR yang diberikan kemarin oleh gurunya. Belum selesai mengerjakan PR, bel sekolah sudah berbunyi dan guru pun masuk kelas. Sang guru melihat reno yang sibuk sendiri masih berusaha mengerjakan PR. Lalu guru tersebut mengahampiri nya

Guru : Reno, mengapa kamu mengerjakan PR di sekolah ? Harus nya kan dikerjakan di rumah

Reno : Justru itu bu, karena saya sudah terlalu nyaman di sekolah sehingga saya menganggap sekolah sebagai rumah saja sendiri. Jadinya saya mengerjakan PR di sekolah, kan sama saja seperti di rumah ?

Guru : >}>_%&%%√€}


3. Kelinci Impor


Pada suatu malam, Retno pergi ke rumah Adi untuk meminjam uang 80 juta guna biaya berobat operasi anaknya. Sesampainya di depan pintu , Retno langsung mengetok pintu rumah Adi. Seketika Adi, langsung membuka pintu dan Retno pun menyampaikan maksud kedatangannya

Retno : Maaf mengganggu, pak Adi. Saya mau pinjam uang 80 juta sekarang untuk biaya operasi anak saya di rumah sakit. Nanti saya akan ganti uang pinjaman dengan barang paling berharga untuk bapak.

Adi : Iya saya akan bantu berikan pinjaman uang 80 juta. Tapi kalo boleh tau barang apa itu ?

Retno : Barang berharga yang masih mulus, dan putih tapi sedikit berbulu 

Adi : Wah beneran bu ?  (membayangkan sesuatu hal)

Retno : Iya , nanti saya berikan barangnya di rumah saya

Adi : Oke, ini uang nya bu 80 juta

Retno : Terima kasih pak, ayo sekarang ke rumah saya untuk melihat barang saya

Adi : Waah ayo bu, sudah tidak sabar nih.

Retno : Naah ini barangnya yang saya maksud pak. Ini kelinci kesanganku yang paling berharga di dapatkan dari impor luar negeri  (memperlihatkan kelinci putih dan berbulu). 

Adi : Oalaah , saya kira barang apaan   -_-

4. Alamat Blog


Di sore hari, mas Arman datang ke mas Sarwo. Kedatangan mas Arman disambut baik oleh mas Sarwo untuk membicarakan suatu hal. Di sela sela pembicaraan , mas Arman menanyakan alamat blog pribadi milik mas Sarwo.

Mas Arman : Pak, kalau boleh tahu alamat blog bapak apa ?

Mas Sarwo : mas tanda hubung sarwo dot com

Mas Arman : Itu tanda hubung nya ditulis atau bagaimana ?

Mas Sarwo : Iya mas

Mas Arman : Oalah oke mas, langsung saya kunjungi blog nya yaa (membuka Google Chrome kemuduan mengetik  “mastandahubungsarwo.com)

Mas Sarwo : &...¥~~<\<~}\~

Demikianlah artikel yang bisa saya bagikan mengenai penjelasan teks anekdot berserta contohnya. Semoga bisa bermanfaat bagi anda semua. Terima kasih






Belum ada Komentar untuk "Teks Anekdot : Pengertian, Tujuan, Struktur, Ciri-Ciri, Dan Contoh Teks Anekdot"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel