Pengertian, Karakteristik, Contoh, Dan Bahaya Logam Ringan Dan Berat


Logam berat
Pencemaran Logam Berat

Apa itu logam ringan dan berat ? - Secara umum, unsur kimia dapat digolongkan menjadi tiga jenis yaitu unsur logam, non logam , dan metaloid. Logam biasanya berbentuk padat, mengkilap, bisa ditempa, dan di padukan dengan logam lain. Contoh logam antara lain Natrium (Na), Aluminium (Al), Zink (Zn), Besi (Fe), Timbal (Pb), dan lain sebagainya.

A. Pengertian Logam Ringan Dan Berat Berserta Contohnya 


Dari contoh logam tersebut, terdapat logam yang termasuk logam ringan dan logam berat. Secara umum, yang membedakan logam ringan dan berat adalah densitas dari logam tersebut. Disebut logam ringan apabila logam tersebut memiliki densitas kurang dari 5 g/cm3. Dan jika logam mempunyai densitas diatas 5 g/cm3 maka logam tersebut disebut logam berat. Contoh logam ringan antara lain Natrium, Aluminium, Kalsium, Kalium, dan lain sebagainya.

Namun , pada kesempatan kali ini kita akan membahas lebih dalam mengenai logam berat. Seperti yang sudah di singgung diatas. Logam berat adalah unsur logam yang mempunyai kerapatan (densitas), nomor atom, atau berat molekul yang besar. Biasanya logam berat memiliki densitas diatas 5 g/cm3. 

Dalam pengertian logam berat diatas merupakan gabungan dari berbagai pengertian secara metalurgi, fisika, dan kimia. Logam berat secara metalurgi lebih pada definsi densitas logam. Secara fisika, definisi logam berat lebih berpatokan pada nomor atom nya. Sedangkan dalam kimia , definisi logam berat di pandang dari perubahan dan sifat kimianya. Jadi tidak ada pengertian logam berat yang baku. Semua pengertian atau definisi logam berat tersebut tergantung dalam konteks lingkup yang dibicarakan.

B. Keberadaan Logam Berat


Pada permukaan bumi terdapat sekitar 80 jenis dari total 109 unsur kimia yang telah diteliti termasuk dalam logam berat. Logam berat ini tidak bisa diuraikan atau dimusnahkan. Keberadaannya pun tak jarang menjadi berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan sekitar. Apalagi jika kandungan logam berat nya besar maka bisa mengakibatkan tingkat bahaya yang tinggi. Adapun beberapa contoh logam berat yang diurutkan berdasarkan tingkat bahaya toksisitas nya antara lain raksa (Hg), Cadmium (Cd), Perak (Ag), Nikel (Ni), Timbal (Pb), dan lain sebagainya.


C. Karakteristik Logam Berat


Suatu logam bisa termasuk jenis logam berat apabila memenuhi beberapa karakteristik atau ciri ciri logam berat sebagai berikut :

1. Mempunyai densitas tinggi lebih dari 5 g/cm3

2. Tingkat kerasnya logam cukup keras

3. Memiliki titik lebur yang tinggi

4. Logam berat kurang reaktif

5. Sebagian besar logam berat membentuk senyawa kompleks berwarna


D. Perbedaan Logam Ringan Dan Berat


1. Densitas logam ringan lebih kecil dibandingan logam berat

2. Logam ringan lebih lunak daripada logam berat

3. Titik lebur lebih logam ringan lebih rendah di bandingkan titik lebur logam berat

4. Tingkat kelimpahan logam ringan lebih banyak di alam dibandingkan logam berat

5. Tingkat reaktivitas logam ringan lebih reaktif daripada logam berat

6. Logam ringan cenderung membentuk kompleks tak berwarna, sedangkan logam berat membentuk kompleks berwarna


E. Jenis Logam Berat


Berdasarkan tingkat toksisitas logam berat maka terdapat dua jenis logam berat yaitu :


1. Logam berat essensial 


Logam berat essensial adalah logam berat yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah tertentu. Namun, jika jumlah nya melampaui batas malah akan berbahaya (beracun) bagi tubuh. Contoh nya antara lain Zn, Cu, Ca, Fe, Co, dan Mn


2.Logam berat tidak essensial atau beracun


Logam berat tidak essensial adalah logam berat yang keberadaannya tidak dibutuhkan tubuh atau belum tahu manfaat nya. Bahkan malah bisa membahayakan kesehatan walaupun jumlahnya sedikit. Contoh nya antara lain Hg, Cd, Pb, Cr, dan lain sebagainya


F. Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan Tubuh Manusia


1. Bahaya Logam Raksa Atau Merkuri (Hg)


a. Menyebkan penyumbatan pembuluh darah paru paru 
b. Mengganggu fungsi enzim dan transport sel
c. Menyebabkan gagal ginjal dan nyeri dada 
d. Menyebabkan radang tenggorokan bahkan bisa gagal napas 
e. Menimbulkan ruam dan peradangan

2. Bahaya Logam Kadmium (Cd)


a. Menyebabkan gangguan kardiovaskuler
b. Menimbulkan kondisi lemahnya tulang dan daya keseimbangam tubuh menurun
c. Menyebabkan nefrotoksisitas, yaitu gejala proteinuria, glikosuria, dan aminoasidiuria diserta dengan penurunan laju filtrasi  glumerolus ginjal.
d. Menyebabkan osteomalasea

Baca juga : Pengertian Dan Sejarah Unsur Kadmium

3. Bahaya Logam Timbal (Pb)


a. Menurunkan tingkat pendengaran, kemampuan belajar dan kecerdasan
b. Merusak sistem saraf dan ginjal
c. Mempengaruhi reproduksi manusia
d. Menyebabkan anemia pada ibu hamil
e. Mempengaruhi janin yang bisa menyebabkan berar badan bayi turun dari kondisi normal


4. Bahaya Logam Seng (Zn)


a. Menyebabkan muntah, diare, dan deman serta kelelahan yang sangat
b. Mengganggu sistem reproduksi
c. Menurunkan daya tahan atau imunitas tubuh
d. Menurunkan daya indra penciuman (anosnia)


5. Bahaya Logam Kromium (Cr)


a. Menyebabkan sensitas dan iritasi pada kulit
b. Menyebabkan kerusakan pada hati dan saluran ginjal 
c. Menimbulkan iritasi saluran pernapasan bahkan kanker paru paru
d. Mempengaruhi sistem reproduksi

Demikianlah artikel yang bisa saya bagikan mengenai logam ringan dan logam berat. Semoga bisa bermanfaat bagi anda semua. Terima kasih





Belum ada Komentar untuk "Pengertian, Karakteristik, Contoh, Dan Bahaya Logam Ringan Dan Berat "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel