Pengertian, Makna, Dan Penjelasan Urutan Rukun Islam Lengkap

Penjelasan Rukun Islam - Rukun islam menjadi salah satu hal yang sangat penting diketahui dan dilakukan oleh seorang muslim. Rukun Islam merupakan sekumpulan hal yang wajib dilakukan agar keislaman seorang muslim menjadi sempurna. Namun, rukun islam tidak semua wajib dilakukan seperti Haji hanya diperuntukkan bagi orang yang berkecukupan secara ekonomi

Secara umum , rukun islam sangatlah mudah dipaham serta diamalkan. Betapa tidak, untuk melakukan rukun islam tidak butuh gerakan yang berat seperti kerja fisik keras. Dalam menjalankan rukun islam harus di butuhkan kesabaran dan keikhlasan yang tinggi serta hanya berharap ridho Allah


Rukun islam sendiri ada 5 , yang kesemuanya harus berurutan tidak boleh dilompat lompat. Hal itu dikarenakan jika di lakukan secara tidak urut maka balasan pahala semua ibadah yang dilakukan tidak ada alias sia sia. Sebagai contoh, misal seorang muslim melakukan shalat tapi dia belum mengucapkan dua kalimat syahadat maka shalatnya tidak akan diterima dan tidak dapat pahala.


A. Alasan Pentingnya Mempelajari Dan Melaksanakan Rukun Islam


Dari hal tersebut, semua umat muslim harus mengetahui dengan benar terkait rukun islam serta melakukannya. Hal ini akan menentukan dan menjadikan kita menjadi seorang muslim yang  sejati dan utuh serta sempurna keislamannya. Namun jika belum paham rukun islam maka belum bisa dikatakan sebagai muslim sejati karena keislamannya belum sempurna. Untuk itulah, kita perlu memahami dan mempelajari rukun islam. Oleh karena itu, berikut ini akan dijelaskan secara rinci tentang rukun islam

B. Pembagian Rukun Islam

Rukun Islam
Rukun Islam


Rukun islam sendiri ada 5 , hal ini sudah umum diketahui oleh seorang muslim. Selain itu, jumlah rukun islam ini juga di dasarkan pada hadist shahih ketika Rasulullah SAW di datangi malaikat Jibril. Pada pertemuan itu dijelaskan rukun islam, iman, dan ihsan. Berikut ini 5 urutan rukun islam :

1. Mengucapkan dua kalimat syahadat
2. Mendirikan shalat
3. Membayar Zakat
4. Menjalankan puasa ramadhan
5. Menunaikan Haji (bila mampu)

Kelima rukun islam tersebut akan dijelaskan satu persatu sebagai berikut :


1. Mengucapkan dua kalimat syahadat

Syahadat
Syahadat


Rukun islam yang pertama adalah mengucapkan syahadat. Syahadat adalah kalimat atau ucapan yang menyatakan bahwa diri sendiri meyakini dan mengakui Allah sebagai Tuhan dan Nabi Muhammad sebagai utusan dan rasul Allah. Syahadat sendiri dibedakan menjadi dua yaitu syahadat uluhiyah dan risalah. Syahadat uluhiyah berasaksi tentang tuhan (Allah) sedangkan risalah tentang utusan dan rasul Allah. 

Kalimat syahadat ini wajib diucapkan ketika akan masuk islam.  Dengan mengucapkan kalimat syahadat menjadi gerbang pembuka keislaman seseorang. Hal ini menjadi langkah awal seseorang menyempunakan keislamannya

Apakah hanya dengan ucapan syahadat bisa jadi atau masuk islam ?

Yap benar sekali, karena dengan mengucapkan kalimat syahadat secara otomatis kita telah meyakini dan mengakui Allah sebagai Tuhan kita dan nabi Muhammad sebagai utusan dan rasul Allah. Untuk masuk islam sendiri sebenarnya mudah bukan ? Hanya butuh mengucapkan syahadat saja, karena dasar masuknya seseorang kedalam islam adalah keyakinan atas Tuhan dan nabi dalam islam

Dalam mengucapkan syahadat , tidak serta merta hanya secara lisan saja namun perlu juga hati meyakini sepenuhnya. Hal ini akan menjadikan agama islam Anda tidak hanya tertanam di bibir saja tapi juga di hati.

Setelah mengucapkan syahadat maka tinggal menjalankan ibadah ibadah islam. Namun jika tidak beribadah yaa syahadat yang diucapkan tidak berarti atau sia sia. Inilah fenomena yang cukup sering terjadi di masyarakat. Islamnya hanya di bibir dan di KTP saja


2. Mendirikan Shalat

Shalat
Shalat


Rukun islam yang kedua adalah mendirikan shalat. Shalat adalah ibadah yang pertama kali ditimbang di hari perhitungan  dan menjadi tiang agama. Artinya apabila shalatnya baik seluruh amalannya juga ikut baik dan sebaliknya. Dan jika shalat berarti sama saja dengan menegakan agama islam dan sebaliknya

Shalat merupakan serangkaian gerakan ibadah yang di awali dengan niat dan takbiratul ikhram dan diakhiri dengan salam sesuai syarar dan rukun tertentu. Pada saat shalat , harus dilakukan secara runtut gerakannya dan tidak boleh ada yang tidak dikerjakan karena akan menyebabkan shalat tidak sah. 

Ibadah shalat terbagi menjadi dua yaitu shalat wajib dan sunnah. Salat wajib antara lain Shubuh, Dhuhur , Ashar, Maghrib, dan Isya. Sedangkan shalat sunnah banyak contohnya yang paling umum yaitu Dhuha , Rawatib, Takhiyatul Masjid, Tahajud, Witir, dan lain sebagainya


Dalam melakukan shalat haruslah serius dimana lisan membaca bacaan shalat dan hati mengingat artinya. Hal ini akan membuat shalat kita khusyuk dan diterima Allah. Namun kebanyakan masyarakat sekarang, lisan membaca bacaaan shalat tapi pikiran dan hati nya kemana mana. Hal itu tentu akan mengurangi kekhusyuan shalat. Untuk mengatasinya bisa anda pelajari arti bacaan shalat dan lupakan sejenak segala sesuatu ketika melakukan shalat.


3. Membayar Zakat

Zakat
Zakat


Rukun islam yang ketiga adalah membayar zakat. Zakat adalah suatu kewajiban seorang muslim untuk membayarkan atau mengeluarkan sebagian harta nya bagi yang membutuhkannya. Hal itu dikarenakan dalam harta kita ada sebagian hak milik orang lain yang membutuhkan. Dengan membayar zakat berarti kita telah memberikan hak orang lain yang memang bukan milik kita. 

Adapun penggolongan zakat dibagi menjadi dua yaitu zakat fitrah dan mal. Zakat fitrah biasanya berbentuk beras untuk membersihkan diri pada bulan ramadhan. Sedangkan zakat mal adalah zakat berupa harta benda untuk untuk membersihkan harta yang kita miliki. 


Secara umum , besarnya zakat yang dikeluarkan tidak besar hanya sekitar 2,5 % dari harta yang didapatkan. Hal ini tidaklah akan memberatkan kita untuk menyempurnakan keislaman kita dan akan membuat meningkatkan rasa peduli dan solidaritas pada orang lain


4. Melaksanakan Puasa Di Bulan Ramadhan 

Puasa
Berbuka puasa


Rukun islam yang keempat adalah puasa di bulan ramadhan. Puasa ramadhan merupakan ibadah puasa yang hukumnya wajib dilakukan bagi setiap muslim di seluruh dunia. Datangnya bulan ramadhan menandai awalnya puasa ramadhan dimulai. Batas waktu puasa ramadhan sebulan penuh sampai 1 Syawal atau hari raya idul fitri.

Tujuan menjalankan puasa ramadhan ini selain kewajiban, adalah untuk menjadikan kita menjadi umat muslim yang bertaqwa seperti firman Allah berikut ini

يأَيُّهَا الَّذِينَءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” [Al-Baqoroh: 183]
Waktu dilaksanakan puasa ramadhan di awali dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari atau adzan maghrib. Dalam waktu tersebut, kita berusaha untuk menahan dari segala apapun yang membatalkan puasa seperti makan, minum, muntah dengan sengaja, dan berbagai hawa nafsu duniawi.  Adapun manfaat atau faedah puasa ramadhan selain mendapat pahala juga bisa menyehatkan badan dan meningkatkan rasa sabar, ikhlas dan bersyukur kita pada Allah


5. Menunaikan Haji

Haji

Naik Haji 


Rukun islam yang kelima adalah menunaikan Haji. Haji adalah ibadah khusus mendekatkan diri pada Allah dengan mengunjungi Kaabah untuk melakukan serangkaian ibadah disana. Ibadah haji ini dikhususkan bagi umat muslim yang telah mampu baik secara fisik dan finansial. Oleh karena itu , haji merupakan ibadah sunnah dan dilakukan sekali seumur hidup bagi yang mampu

Sedangkan bagi kita yang belum mampu maka tidak ada anjuran untuk haji. Namun ketika sudah mampu , maka segeralah menunaikan haji. Hal itu dikarenakan keutamaan haji yang sangat besar yaitu doanya akan cepat terkabul dan diampuni seluruh dosanya sehingga seperti bayi yang suci dari dosa apabila hajinya mabrur


C. Syarat Orang Melaksanakan Rukun Islam


Semua rukun islam yang telah dijelaskan diatas wajib dilaksanakan bagi umat muslim yang memiliki syarat sebagai berikut :

1. Baligh (cukup umur atau dewasa)
2. Mumayiz (dapat membedakan baik dan buruk)
3. Berakal

Apabila dilihat dari syarat diatas maka untuk anak kecil dan orang gila tidak ada kewajiban untuk melaksanakan semua rukun islam. Namun untuk anak kecil harus sejak dini diperkenalkan dan diajarkan rukun islam agar nanti ketika sudah mulai tumbuh dewasa terbiasa melaksanakan rukun islam

Dalam melakukan rukun islam haruslah dilakukan runtut. Masuk islam dulu dengan mengucapkan kalimat syahadat baru menjalankan rukun islam lainnya. Namun , apabila langsung menjalankan ibadah rukun islam tanpa mengucapkan syahadat berarti ibadahnya akan sia sia tidak akan diterima karena kondisi mu masih belum islam (non muslim)

Sedangkan jika sudah mengucakan syahadat tapi tidak melaksanakan rukun islam lainnya maka termasuk dalam golongan orang kafir. Untuk memperbaikinya maka harus segera melakukan rukun islam dan menggantinya yang telah berlalu.  Begitu juga ketika orang berkeyakinan bahwa "Shalat itu tidak wajib" maka seketika itu juga orang itu kafir. Maka segeralah bertaubat dan lakukan rukun islam agar keislaman menjadi sempurna


Orang Yang Tidak Menjalankan Rukun Islam Secara Keseluruhan


Untuk umat muslim yang hanya menjalankan rukun islam sebagian atau tidak semuanya maka berarti keislamannya masih belum sempurna. Namun, apakah lantas orang itu disebut kafir ? 

Iya termasuk seketika itu menjadi kafir tapi masih bisa dimaafkan Allah jika orang itu masih mau belajar memperbaiki atau menyempurnakan dalam pelaksanaan rukun islam. Beda lagi dengan orang yang tidak ada kemauan untuk belajar maka akan mendapatkan dosa yang besar. 

Dalam hal tersebut, belajar juga bisa diartikan sebagai ikhtiar (berusaha). Berusaha (ikhtiar) disini adalah melakukan upaya agar lebih baik lagi dalam pelaksanaan rukun islam. Selain itu, dalam konteks pelaksanaan haji maka ikhtiar yang dimaksud adalah etos kerja atau semangat berkerja mengumpulkan modal untuk naik haji. Jadi intinya, masih ada upaya atau usaha untuk  melaksanakan rukun islam semuanya. 

Hal itu sesuai dengan ajaran Allah yang berbunyi "Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin". Itulah orang beruntung, namun jika hari ini lebih buruk dari kemarin maka berarti orang itu merugi


Demikianlah artikel yang bisa saya bagikan mengenai penjelasan rukun islam. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Terima Kasih






















































































































Belum ada Komentar untuk "Pengertian, Makna, Dan Penjelasan Urutan Rukun Islam Lengkap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel